peluang usaha

Sabtu, 31 Januari 2009

Tip Jitu Pemberian Pakan Sprinter

Sprinter memerlukan asupan pakan yang cukup kandungan gizinya dan tepat waktu agar menjadi merpati sprint prima dan lebih unggul dibandingkan dengan merpati yang lain. Mulai megeram telur setelah pengambilan telur hingga masa latihan dan atau balapan sesungguhnya diarena, ada lima kandungan gizi yang harus terpenuhi dalam ramuan pakannya agar sprinter menjadi merpati sprint prima dan lebih unggul.
Ke 5 gizi tersebut adalah :

1. Karbohidrat.

Karbohidrat merupakan sumber energy utama untuk metabolisme dan aktivitas lainnya seperti terbang, kawin dll. Karbohidrat banyak terdapat pada beras krosok, beras merah , ketan dan Ketan hitam yang belum hilang kulit arinya. Jenis karbohidrat yang mudah dicerna sprinter adalah amilum. Amilum pada beras krosok dan beras merah memiliki rantai polimer yang lurus, sedangkan ketan dan ketan hitam memiliki rantai polimer yang bercabang, rantai polimer yang bercabang memerlukan banyak air ( minum) untuk mencernanya. Karbohidrat diolah oleh tubuh menjadi glukosa dan beredar dalam darah. Glukosa yang masuk ke sel-sel tubuh akan dirubah menjadi energy yang digunakan untuk terbang dan aktivitas lainnya.

2. Protein.

Protein digunakan untuk tumbuh dan berkembang serta pemeliharaan dan perbaikan ( repair dan maintenance ) sel – sel tubuh spriter , setiap hari ada saja sel-sel tubuh yang mati dan protein berfungsi untuk mengganti sel- sel yang mati menjadi sel- sel baru yang lebih baik lagi. Kacang-kacangan terutama kacang hijau banyak mengandung kadar protein yang tinggi.

3. Lemak

Lemak yang terdapat dalam tubuh sprinter dignakan sebagai penahan panas (isolator) agar suhu tubuh bisa stabil, lemak juga berfungsi sebagai pelapis atau penahan organ tubuh terhadap benturan dari luar. Lemak juga bisa berfungsi sebagai cadangan sumber energy bagi tubuh sprinter apabila cadangan karbohidrat dalam tubuh sprinter sudah menipis. Lemak juga digunakan untuk membentuk hormon sexualitas dan hormone –hormon lainya yang diperlukan oleh tubuh sprinter. Jagung adalah biji-bijian yang banyak mengandung lemak, utamanya jagung Madura.


4. Vitamin.

Vitamin
berfungsi sebagai katalisator ( perantara ) proses metabolisme dalam tubuh. Ada dua kelompok vitamin yaitu vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C dan sebagian besar vitamin B dan vitamin yang larut dalan lemak yaitu vitamin A, D, E dan K. Vitamin banyak erdapa dalam buah – buahan tetapi sedikit terdapat dalam biji-bijian. Oleh karena itu sprinter masih memerlukan tambahan asupan vitamin dari luar, seperti Vitamin A dan Vitamin B Kompleks serta vitamin D dan E.

5. Mineral

Mineral diperlkan tubuh sprinter untuk metablisme, kerja otot dan proses impuls saraf. Mineral terutama Ca ( Kalsium ) sangat penting dalam pembetukan tulang dan reflex otot-otot sprinter, dan untuk betina unsur Ca bisa membuat kerabang telur menjadi lebih tebal dan kuat.
Kalsium banyak terdapat pada , tulang ikan, kapur, rumah siput, cangkang kepiting dan kerabang telur.
Penyajian sederhana untuk sprinter cangkang kepiting atau kerabang telur ditaruh diatas seng kemudian dipanaskan diatas bara api agar bakteri atau telur cacing yang menempel mati dan cangkang kepiting atau kerabang telur mudah ditumbuk, ditumbuk dan
ditaruh terpisah dengan pakan sebagai asinan bagi sprinter dan pasangannya.

TABEL KANDUNGAN GIZI PAKAN :





No.

Jenis Pakan

Karbohidrat

Protein

Lemak

Serat

lain-2

Total

1

Beras Merah

76

7

2

5

10

100%

2

Beras

90

2

2

0.5

5.5

100%

3

Beras Krosok

85

5

2

7

1

100%

4

Gabah

65

7

2

10

16

100%

5

Jagung

70

10

4

3

13

100%

6

Kacang Hijau

60

22

3

6

9

100%

7

Kedelai

53

32

10

3

2

100%

Tabel diatas diambil dari berbagai sumber dan perkiraan penulis

Pada saat mengeram sprinter tidak banyak melakukan aktivitas, tetapi secara alami merpati mengeluarkan energy yang cukup besar untuk membentuk panas yang cukup tinggi guna membentuk regenerasinya hingga sprinter banyak kehilangan energy dan lemak, Oleh karena itu perlu diatur pemberian pakan disesuaikan dengan waktu dan kondisi sprinter. Pemberian pakan sebaiknya diatur menjadi tiga atau empat pemberian pakan yang berbeda.

Separo waktu pengeraman I (1-3 hari) diberikan pakan yang banyak mengandung karbohidrat dan lemak ( beras krosok +beras merah + sedikit kedelai ) dan menjelang diambil telurnya pakan yang diberikan harus banyak mengandung lemak dan protein tetapi sedikit karbohidrat, yaitu kacang hijau dan kedelai.

Setelah telur diambil ( telur diambil hari Sabtu sore) sprinter perlu ditingkatkan kondisi fisik dan birahinya, maka pakan tambahan yang diberikan yang banyak mengandung protein dan lemak yaitu kacang hijau dan kedelai plus vitamin A, B kompleks dan D ( Vit. D untuk menyehatkan bulu) cukup sekali, pakan yang banyak mengandung protein dan lemak ini dipertahanan s.d hari selasa.

Untuk Sprinter yang mulai giring, dilatih atau dilombakan diberi pakan yang berenergy tinggi ( banyak mengandng Karbohidrat) seperti beras krosok, jagung dan sedikit gabah yang mengandung serat kasar 10% berfungsi agar kotorannya padat.plus tambahan asupan vitamin A untuk mempertajam penglihatan dan vitamin B kompleks untuk meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat otot dan syarat, dan menambah nafsu makan serta mempertahankan jumlah sel darah merah. Perhatikan table dibawah.


Tabel Pengaturan Asupan Bagi Merpati Sprint Prima :

Keterangan

Pengaturan Asupan Pakan

Pertama

Kedua

Ketiga

Keadaan Sprinter

Awal Ngeram

H -1 s.d H+3 ambil telur

Keket/Giring

Asupan

Beras Krosok + Beras Merah + Kedelai + Vit. B

Kedelai + Kacang Hijau + Vit B Kmpleks+ Vit E

Jagung, Beras Krosok + sedikit Gabah + Vit A & B Kompleks

Kandungan Gizi

Banyak Karbohidrat dan Lemak

Banyak Protein

Banyak Karbohidrat + Serat

Tujuan

Pemulihan dan Menjaga Fisik

Pembentukan otot dan meningkatkan birahi

Menambah Energi dan Power

Untuk betinanya saat giring dberikan pakan yang berbeda dengan sprinter.
Salam meciptakan merpati sprint prima dan sukses selalu
Seelo
0888-2499640

Kamis, 29 Januari 2009

Tip Sederhana dan Manjur Mengatasi Sprinter Stres

Stres pada sprinter disebabkan banyak factor, bisa karena gangguan binatang lain misal dauber – uber kuncing dan lain lain, bisa karena pindah kandang, perjalanan jauh, bisa arena beda iklim, bisa karena dihajar lawan saat latihan - lomba dan lain sebgainya.

Gejala – gejala umum sprinter yang stress biasanya malas, nafsu makan berkurang, tidak tenang , gampang terkejut dan mudah takut.

Cara mengatasinya
:

Biarkan sprinter berada pada kandang isolasi tersendiri tanpa jodohnya dan tanpa ada pakan sedikitpun, cuma kasih air minum saja ( sebaiknya air mineral )

Pada sore hari setelah Sprinter benar – benar merasa lapar beri pakan secukupnya, dengan pakan yang berprotein tinggi ( Jagung+ Kacang hijau ) dan jika ada sisa harus dimbil.

Beri obat dan vitamin seperti Vitavit atau Antistress dan Vitamin B komplek untuk menambah nafsu makan atau obat lain yang bisa menambah nafsu makan

Pagi hari berikutnya kasih makan sedikit saja dan jangan ada sisa, sore harinya beri pakan secukupnya dan diberi obat serta vitamin sama pada hari pertama


Hari selanjutnya diberlakukan sama seperti hari kedua setelah sprinter kelihatan normal sprinter mulai dimandikan dan dikasih sampo kemudian dijemur sampai kering, masukan ke kandang dan jodohnya siap dimasukkan kembali biarkan bertelur, mengeram dan mengasuh anak 15 s.d 21 hari. Pada saat mengasuh anak inilah sifat – sifat keberanian merpati untuk melindungi anaknya sangat luar biasa hingga sprinter tidak takut dengan merpati manapun, sesekali sempatkan ngasih pakan di telapak tangan. Setelah 21 hari anak diambil dan sprinter mulai kawin lagi dan siap untuk dilatih kembali dengan mental yang lebih berani.

Salam merparti sprint dan salam sukses

Seelo