Merpati sprint atau merpati pada umumnya mempunyai sikus bertelur yang tidak sama, pada umumnya mempunyai siklus bertelur 8 hari setelah diambil telurnya dari proses mengeram, akan tetapi pada kenyataannya ada juga yang siklus bertelurnya cuma 7 hari , ada juga yang 9 hari dan bahkan tdk bertelur karena kondisi tertentu.
Saya sendiri mengatur agar merpati saya betelur setelah usai latihan yaitu minggu malam atau hari seninnya. Oleh karena masing masing merpati mempunyai siklus yang tidak sama maka pengambilan telurnyapun juga tidak sama.
Yang mempunyai siklus normar ( 8 hari ) telur diambil pada Sabtu sore
Yang mempunyai siklus 7 hari telur diambil pada hari minggu sore
Yang mempunyai siklus 8 hari telur diambil pada hari jum’at, dst.
Setelah telur diambil sarangpun juga ikut dibongkar/ diambil dari Pagupon ( rumah permati)
Pada saat mengeram merpati secara alami ( hukum alam) mengalami perubahan suhu badan yang meningkat lebih panas. Ada kalanya walaupun telur dan sarang sudah diambil merpati masih tetap saja mengeram karena suhu badan yang masih panas. Untuk menurunkan suhu badan dan menghilangkan sifat mengeram pada pagi hari berikutnya merpati perlu :
- dimandikan dan sekaligus disampo ( sampo khusus untuk merpati bisa dibeli di Poultry/ Pet Shop ) untuk menghilangkan kotoran/ kutu yang ada ditubuh merpati sekaligus menjaga bulunya agar tidak rusak.
- Kemudian dijemur selama 2 s/d 3 jam ,
- Taruh dimpat teduh kurang lebih 5 menit baru kasih minum
- Merpati dilepas selama 0,5 js/d 1 Jam auntuk melemaskan ototnya dan kawin
- Kasih pakan secukupnya dan masukan pagupon kembali , sore/ malam hari merpati dikeluarka dari pagupon biarkan kawin dan kasih makan.
- Hari berikutnya dilakukan penjemuran selama 1 s/d 3 jam, sore merpati dikawinkan lagi.
Pada hari Kamis s/d Minggu merpati siap melakukan latihan rutin kembali.
Salam Sukses,
Seelo